0 Ahmad Sumargono Meninggal Dunia

Dr Ahmad Sumargono, salah seorang tokoh yang namanya identik dengan Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI meninggal dunia pada Jumat, pukul 01.30 dini hari akibat serangan jantung . Pria yang kiprahnya dikenal di era tahun 90-an ini meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit di Sukabumi.

“Bapak meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat serangan jantung, “ ujar salah satu putra Ahmad Sumargono kepada hidayatullah.com, Jumat, (24/02/2012) pagi.

Sumargono atau biasa dipanggil Gogon adalah aktivis yang namanya pernah populer di tahun 90-an dengan sepak terjangnya dalam gerakan dakwah.

Melalui wadah KISDI, ia membela umat Islam di berbagai belahan dunia yang mengalami penderitaan akibat hegemoni Barat. Di antaranya kasus Palestina, Kashmir, Moro, Patani, Afghanistan, Bosnia, Kosovo, Chechnya, Aljazair, Turki dan Iraq.

KISDI beberapa kali melakukan aksi massa di Jakarta yang dihadiri oleh ribuan umat Islam. Selain kasus dunia Islam, KISDI juga sering beraksi dalam kasus-kasus nasional yang menyangkut umat Islam. Sebut saja kasus kerusuhan di Tasikmalaya, Kupang, Ambon sampai ke Poso. Pernah beraksi menggugat Harian Kompas, CSIS serta pembelaannya pada syariat Islam yang membuat ia banyak dibenci kelompok sekuler.

Jenazah pria yang lahir pada 1 Februari 1943 ini akan disemayamkan di rumah duka, di Komplek Dokter Jalan H. Baping, Ciracas, Jakarta Timur. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu.* (Hidayatullah.com)
Read more

0 Sirsak Efektif Mengobati Kanker

Daun Sirsak
Sejak dahulu, sirsak telah menjadi komoditi tanaman obat yang cukup diperhitungkan. Sela-ma berabad-abad, bangsa India telah menggunakan tanaman ini sebagai ramuan obat tradisional guna mengobati penyakit jantung, asma, liver, dan reumatik. Karena beberapa khasiatnya, Christo-per Columbus pun tertarik membawa tanaman khasiat ini ke Eropa setelah menemukan Benua Amerika. Dari Eropalah , khasiat sirsak menyebar keseluruh dunia, termasuk Indonesia.
Kini, berbagai negara di dunia telah menggunakan sirsak sebagai tanaman obat. Bahkan, beberapa studi terbaru menunjukkan, tanaman yang dalam bahasa Brasil bernama Graviola ini berkhasiat mengobati kanker. Bagaimana cara sirsak menggempur kanker?

Dari berbagai penanganan penyakit kanker yang telah ada, kemoterapi merupakan terapi yang kebanyakan dilakukan. Saat ini, jenis terapi ini dianggap paling baik dalam menumpas kanker. Terapi ini berupa memasokkan obat-obatan maupun bahan-bahan kimia lainnya ke dalam tubuh penderita kanker. Obat yang digunakan dalam kemoterapi bertujuan mematikan sel-sel abnormal pemicu kanker serta meningkatkan kekebalan tubuh [imun] agar terhindar dari serangan sel kanker ‘susulan’.
Bagi penderita kanker stadium lanjut, kemoterapi adalah jenis terapi yang seringa digunakan . Saat kanker telah menyebar ke seluruh bagian tubuh, tidak mungkin dilakukan operasi pengangkat-an. Satu-satunya jalan adalah pemberian zat kimia [kemoterapi] untuk membunuh sel kanker agar tidak semakin menjalar.

Kemoterapi dapat menjadi pengobatan utama maupun pengobatan pendamping biopsi dan operasi. Pada penderita kanker stadium IV, peluang sembuh penderita pada stadium ini sangatlah kecil. Bagi penderita kanker yang sudah mencapai stadium IV, kemoterapi berfungsi menekan rasa sakit agar si penderita lebih tenang menjalani sisa-sisa hidupnya.

Walaupun saat ini di anggap terapi paling baik, namun kemoterapi mempunyai banyak kelemahan. Zat-zat kimia dalam kemoterapi tak sepenuhnya menyerang sel kanker. Bukan itu saja, sel normal tubuh pun dapat ikut terserang. Kemoterapi memang meracuni sel kanker yang tumbuh cepat, namun kemoterapi juga menghancurkan pertumbuhan sel normal tubuh. Sel-sel normal yang kemungkinan diserang dapat pada sumsum tulang, jaringan rambut, salurang pencernaan, serta sel-sel pada organ hati, ginjal, jantung dan sebagainya.

Kemoterapi tak dapat membedakan mana sel normal dan mana sel abnormal. Akibatnya terapi ini dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang dirasakan pasca kemote-rapi diantaranya:
  1. Kerontokan pada rambut.
  2. Kulit menjadi gelap.
  3. Pendarahan di bawah kulit.
  4. Nafsu makan berkurang.
  5. Perut terasa mual.
  6. Badan mudah lemas.
  7. Bila terkena benda tumpul, badan mudah memar.
  8. Bila terkena luka, sulit membeku. Ini akibat zat-zat kimia dalam kemoterapi mempengaruhi proses pembentukan darah dalam tubuh.

Selain beberapa efek negatif di atas, masih ada lagi beberapa kemungkinan setelah menjalani terapi ini.

Dalam kemoterapi juga ditemukan tiga efek negatif yang tak berbeda dari terapi radiasi. Pertama, awalnya kemoterapi memang dapat menghancurkan sel kanker. Namun lama-kelamaan terapi ini tidak efektif menghancurkan sel kanker lagi. Kedua, saat tubuh menanggung racun dalam jumlah berat akibat pengaruh kemoterapi, kekebalan tubuh justru menurun. Ketiga, kemoterapi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi sulit untuk dihancurkan [Herlina Wiyaning-rum, 2011: 49].

Dengan banyaknya efek samping yang membahayakan tubuh, banyak orang takut melaku-kan kemoterapi. Pada dasarnya, pengobatan medis bagi penderita kanker yang efektif sampai saat ini masih terus diteliti. Hingga kini, para ahli masih terus mencari obat efektif dalam melawan kanker . Dengan tidak adanya suplai makanan, pertumbuhan sel kanker semakin terganggu, bahkan secara perlahan akan mati dengan sendirinya.

Tanaman sirsak ini dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif penyakit kanker. Bebera-pa senyawa dalam tanaman ini berfungsi membunuh sel kanker. Beberapa hasil penelitian memapa-rkan, saat ini bagian tanaman sirsak yang berkhasiat mengobati kanker adalah daun. Dalam daun sirsak terkandung senyawa acetogenins yang bersifat sitotoksik [membunuh kanker]. Senyawa ini akan menghambat proses pembentukan Adenosine Triphospat [ATP] yang merupakan sumber energi bagi sel kanker.

Ditemukan khasiat daun sirsak cukup melegakan. Bagi penderita kanker, sirsak dapat menja-di alternatif pengobatan selain kemoterapi. Kelebihan pengobatan menggunakan tanaman ini adalah minimnya efek samping yang ditimbulkan. Berbeda dengan kemoterapi yang tidak dapat membeda-kan antara sel normal dan sel kanker, sehingga menimbulkan efek samping bagi sel tubuh normal.
Zat kimia dalam kemoterapi dapat menyerang sel kanker dan sel normal sekaligus, risiko ini dapat menyebabkan beberapa efek samping yang cukup mengganggu. Lain halnya dengan daun sirsak, senyawa yang terkandung di dalamnya hanya menyerang sel abnormal pemicu kanker saja, se-dangkan sel normal tubuh tidak diserang. Ini menyebabkan terapi menggunakan daun sirsak relatif lebih aman bagi tubuh dan tidak menimbulkan efek samping yang terlalu membahayakan. Senyawa acetogenins mampu membedakan dan memilih sel kanker secara tepat untuk kemudian memusnah-kannya.

Beberapa kisah menyebutkan, penderita kanker sembuh setelah mengonsumsi air rebusan daun sirsak maupun kapsul ekstrak daun sirsak. Seperti Hendarlin, pensiunan perusahaan Badan Usaha Milik Negara [BUMN] ini telah membantu menyelamatkan nyawa anggota keluarganya yang terkena kanker dengan salah satu ikhtiarnya meminum daun sirsak. Begitu pula Nelleke Sosromihar-jo, ia terselamatkan dari ancaman kanker otak dengan ikhtiar mengonsumsi air rebusan daun sirsak [Majalah Trubus edisi 497-April 2011].


Sirsak lebih ampuh daripada kemoterapi? Demikian kesimpulan beberapa penelitian yang dilakukan beberapa universitas dan lembaga penelitian ternama. Zat yang terkandung dalam sirsak ampuh obati kanker. Bahkan, zat-zat yang terkandung, dalam daun sirsak 10.000 kali lebih hebat dari kemoterapi. Sebuah angka fantastis bukan?

Hasil studi Catholic University, Korea Selatan, yang dimuat dalam The Journal of Natural Product menyebutkan, daun sirsak lebih hebat 10.000 kali lipat jika dibandingkan Adriamycin dan kemoterapi [Herlina Widyaningrum, 2011]. Adriamycin merupakan jenis obat yang digunakan untuk penyembuhan kanker darah leukimia], prostat, paru-paru, dan pankreas. Zat-zat yang terkandung dalam daun sirsak mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker secara tepat.

Dalam daun sirsak terkandung senyawa Acetogenins. Senyawa ini berguna menghambat pembentukan Adenosine Triphospat [ATP] yang merupakan sumber energi bagi sel kanker. Dengan pasokan energi yang dilemahkan, sel kanker secara perlahan akan mati.

Penelitian lain, hasil studi yang dilakukan peneliti Sekolah Farmasi Purdue University, Indiana , Amerika Serikat, Jenny L McLaughlin menyebutkan, daun sirsak memiliki khasiat antikanker. Penelitian ini dilakukan pada 1995-1996. Dalam penelitiannya, dia menggandeng peneliti Seko-lah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Prof. Soelaksono Sastrodihardjo PhD. Sela-in itu, dia juga membawa mahasiswanya yang berasal dari Korea Selatan, Feng E Wu. Penelitian dila-kukan di daerah Garut, Jawa Barat. Mereka mengumpulkan daun sirsak, mengeringkan lalu memba-wanya ke Amerika Serikat untuk diteliti. Hasil penelitian mengungkapkan, dalam daun sirsak yang diteliti menunjukkan adanya kandungan senyawa aktif Acetogenins. Zat Acetogenins di daun sirsak ini terdiri dari murikatosin A, murikatosin B, anomurisin E, murikapentosin, anopentosin A dan B, dan C.
Senyawa ini berkhasiat ampuh menumpas 7 sel kanker yaitu kanker serviks, payudara, usus besar, pankreas, prostat, paru-paru dan ginjal. Ini didukung bukti berupa pengalaman beberapa penderita kanker yang sembuh setelah mengonsumsi air rebusan daun sirsak dan kapsul berisi ekstrak daun sirsak.

Dari beberapa hasil penelitian memperlihatkan, air rebusan dan ekstrak daun sirsak dapat digunakan sebagai obat antikanker yang efektif serta tanpa menyebabkan mual, penurunan berat badan dan kerontokan rambut. Selain itu, sirsak bermanfaat manambah energi dan memperbaiki kondisi fisik tubuh. Sirsak dapat menambah kekebalan [imunitas] tubuh sehingga dapat meningkat-kan daya tahan tubuh dari kemungkinan serangan penyakit. Penderita kanker yang melakukan peng-obatan dengan terapi ini merasa lebih kuat dan lebih sehat dalam menjalani pengobatannya.

Hasil studi para peneliti di Universitas Purdue, Amerika Serikat, juga melaporkan. Senyawa dari Annonaceous asetogenin ini dapat membunuh sel kanker yang resisten terhadap beberapa jenis obat. Menurut riset lain yang juga dilakukan para peneliti Universitas Purdue, daun sirsak mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker prostat, pankreas dan paru-paru.
Lantas, bagaimana penelitian tentang khasiat sirsak di Indonesia? Untuk Indonesia sendiri, penelitian mengenai khasiat sirsak dan tanaman obat lainnya akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam studi ini, RS Kanker Dharmais akan bekerja sama dengan Nanjing University of Chinese Medicine dan difasilitasi Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia [PDHMI]. Dalam penelitian ini akan dilakukan terapi kombinasi antara obat-obatan dan juga herbal [Dr. Adji Suranto, 2011]

Itulah beberapa penelitian yang menyimpulkan khasiat sirsak sebagai tanaman antikanker. Dunia telah lama mengakui khasiat sirsak sebagai tanaman obat. Konon, karena khasiat dahsyatnya, beberapa perusahaan farmasi besar Amerika Serikat [AS] menyembunyikan khasiat buah ini hampir sepuluh tahun lamanya. Ini terjadi saat sebuah perusahaan farmasi terbesar AS melakukan riset pada pohon grviola yang tumbuh di hutan Amazon. Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpilan luar biasa, sebagian besar bagian tanaman graviola berkhasiat menumpas kanker.

Pasca penelitian, perusahaan farmasi tersebut bermaksud mematenkan temuannya, namun upaya itu mengalami jalan buntu. Dalam hukum federal AS, bahan alami tidak dapat dipatenkan. Tidak dapat mematenkan hasil temuannya, upaya selanjutnya adalah membuat kloning pohon gravi-ola. Celakanya, graviola adalah jenis pohon yang tidak dapat di kloning. Akhirnya, jalan terakhir adalah tidak mempublikasikan hasil penelitiannya. Ini dilakukan demi menyelamatkan komoditi kemoterapi yang menjadi produk unggulan mereka dalam pengobatan kanker.

Sebab, jika khasiat buah graviola dipublikasikan, tentu saja menjadipetaka bagi perusahaan. Dengan berbagai keunggulan seperti lebih dahsyat tumpas kanker, dapat dengan mudah ditemukan dan tentu saja berbiaya murah, graviola akan menurunkan komoditi kemoterapi yang selama ini menjadi andalan bisnis mereka. Sembari menunggu modal yang telah dikeluarkan guna penelitian kemoterapi kembali, hasil penelitian graviola disembunyikan. Jadilah ribuan penderita kanker tere-nggut nyawanya akibat kepentingan bisnis kapital yang hanya mengutamakan keuntungan.

Namun, niat jahat tak selamanya berjalan mulus. Begitu pula upaya menyembunyikan khasi-at graviola. Bermula dari salah satu anggota tim peneliti membocorkan khasiat graviola kepada anggota keluarganya yang terkena kanker, keajaiban buah ini lantas menjadi buah bibir. Kini, khasiat graviola yang sempat ‘hilang’ dapat menjadi andalan dalam pengobatan kanker.

Daun sirsak memberikan efekanti tumor/kanker yang sangat kuat. Beberapa peneliti di Health Sciences Institute mengakui jika daun sirsak memberikan efekanti tumor/kanker yang sangat kuat, ini terbukti bahwa senyawa acetogenins yang ada di dalamnya secara medis mampu memban-tu menyembuhkan segala jenis kanker.

Selain menyembuhkan kanker, buah dan daun sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur [fungi], efektif malawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik. Jadi, semakin lengkaplah khasiat tanaman graviola ini untuk kehidupan umat manusia. Bahkan khasiat buah ini dalam menyembuhkan penyakit dapat lebih besar daripada pengobatan-pengobatan konvensional yang sudah ada.
Read more

0 Sekilas Tentang Penyakit Kanker

Kanker, Penyakit Berbahaya

Kanker, saat ini termasuk salah satu pembicaraan penyakit yang paling menakutkan. Penya-kit yang disebabkan timbulnya sel-sel abnormal di bagian tubuh tertentu ini dapat menyebar [metas-tase] ke seluruh tubuh dan dapat mengantarkan penderitanya kepada kematian. Di Indonesia dan berbagai negara di dunia, penyakit ini menyumbang angka kematian cukup besar.

Di Amerika Serikat, kanker menyumbang 25% dari seluruh angka kematian di negeri adikuasa tersebut. Data dari WHO menyebutkan, pada 2004, 7 juta orang meninggal akibat menderita kanker. Jumlah ini lebih besar dua kali lipat dari angka kematian yang disebabkan virus HIV. Di Indonesia sendiri, kanker menjadi penyakit mematikan terbesar setelah penyakit jantung. Pada wanita, kanker rentan menyerang kaum ini, terutama bagian organ reproduksi kewanitaan. Tercatat organ reproduksi kewanitaan seperti payudara, rahim, leher rahim [serviks] dan endometrium rawan terkena kanker. Di Indonesia, kanker serviks merupakan jenis kanker penyumbang kematian wanita terbesar. Sedangkan di dunia, kanker payudara menempati urutan pertama jenis kanker mematikan bagi kaum hawa.

Kanker dapat menyerang siapa saja, tanpa memperdulikan status dan golongan sosialnya. Tak peduli kalangan atas berpunya, miskin, kalangan berpendidikan atau tidak, orang tua maupun muda, semua berpotensi terkena kanker. Begitu pula laki-laki, dapat terkena kanker seperti perem-puan. Selain jenis kanker yang menyerang wanita, adapula jenis kanker yang dapat menyerang laki-laki dan perempuan sekaligus. Jenis kanker ini adalah kanker paru-paru, hati, kolon, prostat, otak, darah [leukimia] dan sebagainya.

Lantas, bagaimana penyakit mematikan ini berkembang dalam tubuh kita? Sebagai makhluk hidup, sejatinya manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Begitu pula sel-sel dalam tubuh manusia, akan mengalami perkembangan dengan cara membelah diri. Pembelahan sel dalam organ tubuh menghasilkan sel-sel baru dan menggantikan sel-sel tua yang mati. Sel akan membelah secara otomatis, jika ada sel yang rusak. Mekanisme pembelahan itu berlangsung secara teratur, diatur oleh mekanisme pengaturan sel tubuh dalam DNA. Ini untuk mencegah agar tidak terjadi lon-jakan jumlah sel baru yang dihasilkan serta menjaga jumlah sel dalam tubuh tetap seimbang. Jumlah sel yang dihasilkan sepadan dengan yang digantikan. Dengan begitu, keberlangsungan pemeliharaan organ tubuh otomatis tetap terjaga dengan mekanisme pemeliharaan alami sehingga tubuh tetap bekerja dalam keadaan normal.

Ketika kanker sudah mulai menjangkiti tubuh kita, jumlah sel yang dihasilkan tidak terkendali dan tidak sepadan dengan jumlah sel yang harus diganti. Akibatnya, terjadi ketidaknormalan dalam regenerasi sel tubuh kita. Secara umum, kanker tumbuh karena adanya sel abnormal yang tumbuh cepat dalam diri kita.

Jika dalam kondisi normal, regenerasi sel hanya terjadi kalau ada sel yang mati atau rusak. Sementara ketika kanker telah mengancam, sel akan terus berkembangbiak tanpa terkendali walau-pun tubuh tidak membutuhkan. Sel-sel tanpa kendali [abnormal] akan membentuk tumor pada bagian tubuh tertentu. Tumbuhnya sel abnormal dapat mendesak sel normal dan merusak kinerja-nya. Penamaan jenis kanker didasari asal mula tumbuhnya sel abnormal pemicu kanker. Sel abnor-mal yang tumbuh di rahim disebut kanker rahim, jika tumbuh di kolon, disebut kanker kolon dan seterusnya.

Setelah menetap pada bagian tubuh tertentu, sel kanker akan membentuk pembuluh darah kanker [angiogenesis]. Pembuluh darah ini yang kelak memberikan asupan nutrisi makanan dan energi bagi sel kanker. Nutrisi diambil dari pembuluh darah normal dengan cara menyerobotnya. Penyerobotan nutrisi makanan dari pembuluh darah reguler [normal] tak jarang menyebabkan pen-derita kanker kekurangan berat badan.

Untuk beraktivitas seperti melakukan penggandaan sel, sel kanker memerlukan banyak energi. Energi yang diperoleh berasal dari Adenosine Triphospat [ATP] pada dinding mitokondria.

Kanker yang sudah parah dapat menjalar [metastase] ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah maupun pembuluh limfa. Inilah yang membuat penyakit kanker membahayakan. Kanker dapat menyerang sekujur tubuh manusia, mulai dari atas kepala hingga ujung kaki. Otak, rahim, leher rahim, perut, paru-paru, kulit, payudara adalah organ tubuh yang rentan terkena kanker. Kanker harus diwaspadai keberadaanya, terutama bagi penderita yang masih berada pada stadium rendah. Pengobatan yang dilakukan saat sel kanker belum mengganas mempunyai peluang sembuh cukup besar. 

Penyebab Penyakit Kanker
Secara umum, penyebab penyakit kanker adalah sebagai berikut:
  1. Faktor keturunan [genetika]. Penyakit kanker dapat berkaitan dengan faktor keturunan. Jika memiliki riwayat anggota keluarga terkena kanker, kemungkinan berisiko terkena penyakit sejenis.
  2. Faktor usia. Semakin tua, makin besar peluang terkena kanker.
  3. Infeksi virus. Kanker dapat juga disebabkan karena infeksi virus. Virus Human Papilloma Virus [HPV] merupakan salah satu penyebab kanker serviks dan kanker tenggorokan.
  4. Pola makan kurang tepat. Mengonsumsi daging dan makanan berlemak secara berlebihan, rentan terkena kanker.
  5. Bahan kimia. Beberapa bahan kimia seperti polusi udara, partikel kimia lainnya serta bahan makanan kimiawi dapat menyebabkan kanker.
  6. Pola hidup tidak sehat. Pola hidup tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan kanker. Berganti-ganti pasangan seksual pun dapat menularkan virus HIV penyebab kanker serviks

    Dalam pengobatan medis, dikenal beberapa terapi untuk mengobati penyakit kanker. Terapi medis yang dapat dilakukan untuk menangani penderita kanker di antaranya:
  1. Radioterapi yaitu terapi kanker dengan menembakkan sinar radioaktif ke sel kanker. Dapat menggunakan sinar X maupun sinar gamma.
  2. Kemoterapi yaitu terapi bagi penderita kanker dengan memasukkan obat-obatan maupun bahan-bahan kimia lainnya ke dalam tubuh si penderita.
  3. Operasi pengangkatan yaitu mengangkat bagian yang terkena kanker agar tidak semakin menjalar. Operasi pengangkatan dapat berupa histerektomi, lumpektomi, dan mastektomi. Pada penderita kanker yang sudah parah, operasi pengangkatan harus dilakukan agar sel kanker tidak semakin menjalar.
Penanganan lain yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kanker adalah biopsi. Biopsi adalah pengangkatan jaringan yang terkena sel kanker. Pada biopsi, hanya diambil jaringan yang diduga terkena kanker untuk diperiksa apakah jaringan tersebut terkena kanker atau tidak serta untuk menentukan stadiumnya.


Read more

0 Beragam Senyawa pada Buah Sirsak

buah sirsak
Di balik daging buah putih bersih dan rasa asam manisnya, ternyata sirsak mengandung beberapa senyawa yang diperlukan tubuh kita. Berikut adalah beberapa kandungan gizi pada buah sirsak.

A.Kaya Kandungan Karbohidrat
Kandungan karbohidrat dalam buah sirsak paling banyak jika dibandingkan senyawa lain. Senyawa ini memenuhi 68 % dari keseluruhan bagian padat daging buah.

Karbohidrat adalah senyawa yang tersusun dari gabungan molekul karbon [C], hidrogen [H], dan oksigen [O]. Karbohidrat diubah menjadi sumber energi tubuh melalui oksidasi [pembakaran]. Tiap 1 gram karbohidrat yang kita konsumsi akan diubah menjadi energi sebesar 4 kkal. Selanjutnya, energi dari karbohidrat kita gunakan untuk menjalankan aktivi-tas fisik seperti olahraga, bekerja dan sebagainya. Kekurangan karbohidrat menyebabkan seseorang merasa lesu.

Menurut rangkaian molekul pembentuknya, karbohidrat dibagi menjadi beberapa jenis. Jenis pertama adalah monosakarida yaitu jenis karbohidrat sederhana yang tersusun atas satu molekul gula. Yang termasuk monosakarida adalah glukosa, fluktosa, dan galakto-sa. Jenis kedua adalah polisakarida yaitu jenis karbohidrat yang tersusun atas banyak mole-kul gula. Molekul tersebut akan membentuk satu rantai panjang dan bercabang. Yang termasuk polisakarida adalah kitin, pati, dan selulosa.. Selain dua jenis tadi, terdapat karbo-hidrat lain yaitu disakarida [rangkaian dua monosakarida] dan oligosakarida [rangkaian beberapa monosakarida].

Salah satu jenis karbohidrat yang terkandung dalam sirsak adalah monosakarida [gula pereduksi] berupa glukosa dan fluktosa. Glukosa merupakan zat gula paling penting bagi metabolisme tubuh. Glukosa tidak hanya ditemukan pada sirsak, melainkan ada pada buah-buahan lain, sedangkan fruktosa adalah jenis monosakarida paling manis.

Jumlah monosakarida pada buah sirsak sangat besar. Mencapai 81,9-93,6% dari total kandungan karbohidrat yang ada pada buah. Sisanya berupa sukrosa [2,54%], dekstrosa [5,05%] dan levulosa [0,04%].

B.Buah lemak mengandung sedikit lemak. Anda tidak perlu khawatir mengonsumsinya karena kadar lemak dalam buah ini berkisar 0,3 g dari tiap 100 g berat buah sirsak.
Lemak berperan besar memicu beragam penyakit. Pada kanker, lemak terlibat langsung dalam pembentukan sel kanker. Lemak menyediakan nutrisi bagi sel kanker maupun memicu tumbuhnya sel-sel abnormal pemicu kanker. Selain kanker, lemak dapat menyebabkan resiko terserang penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi dan sebagainya. Dengan kom-posisirendah lemak, sirsak relatif aman dikonsumsi siapa pun, termasuk bagi penderita kan-ker, penyakit jantung, kolesterol dan darah tinggi sekalipun asalkan dikonsumsi dalam jum-lah yang wajar.

Selain rendah lemak, sirsak mengandung natrium rendah [14 mg/100 g] dan mempunyai kalium tinggi [278mg/100 g]. Perbandingan kalium lebih tinggi daripada jumlah natrium dapat mencegah hipertensi dan melindungi tubuh dari atherosklerosis. Atherosklerosis adalah kondisi dimana arteri mengeras dan pasokan darah berkurang. Deng-an bantuan kalium, kondisi arteri mengalami perbaikan. Ini disebabkan kalium bermanfaat mengatur tekanan darah dan fungsi jantung. Manfaat lain kalium bagi tubuh adalah sebagai berikut:
1.Mentransmisi impul saraf
2.Membantu kontraksi otot
3.Membantu pertumbuhan tubuh

C.Vitamin C: Sumber Antioksidan Tubuh

Vitamin C memiliki peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan [imunitas] tubuh. Vitamin yang juga dikenal dengan nama asam askorbat ini termasuk jenis vitamin yang larut dalam air. Vitamin C bersifat water holder [menyimpan air] sehingga mampu menjaga kele-mbaban kulit dan menjaganya dari kering dan pecah-pecah.

Manfaat lain vitamin C bagi tubuh adalah sebagai berikut:
1.Melancarkan peredaran darah. Selain itu, memperbanyak konsumsi citamin C menjadikan kulit terlihat lebih segar.
2.Merangsang pembentukan kolagen kulit dan menjaganya dari kerusakan.
3.Membantu merombak protein dan lemak.
4.Membantu proses oksidasi dalam sel.
5.Memengaruhi kerja anak ginjal.
6.Membantu proses pembentukan keping darah [trombosis].

Adapun kekurangan vitamin C dalam tubuh dapat mengakibatkan:
1.Kerusakan sel endotel.
2.Rusaknya pembuluh kapiler di sekitar tulang belakang hingga menjalar menjadi kerusakan tulang.
3.Pendarahan pada gusi serta menyebabkan mudah menderita sakit gigi.
4.Mudah terkena sariawan

Kebutuhan vitamin C tiap orang berbeda tergantung umur dan tingkat aktifitasnya. Kebutuhan vitamin C anak-anak dengan orang dewasa berbeda. Begitu pula bagi yang mempunyai aktifitas berat, kebutuhan asupan vitamin C-nya berbeda dengan orang yang beraktifitas ringan.

Tabel 1.Kebutuhan vitamin C minimal tiap individu per hari

Tingkatan Individu Vitamin C yang Dibutuhkan

Bayi 30 mg
Anak-anak 60 mg
Anak usia pertumbuhan 90 mg
Orang dewasa 75 mg
Wanita hamil 100 mg
Wanita menyusui 150 mg

Sumber: Kartasaputra dan H. Marsetyo [2002]
Berdasarkan taabel 1, kebutuhan vitamin C orang dewasa adalah 75 mg setiap harinya. Secara umum, kandungan vitamin C dalam daging buah sirsak mencapai 20 mg/100 g. Jadi, mengonsumsi buah sirsak minimal 300 gram per hari telah memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh orang dewasa. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, sirsak dapat dikonsumsi sendiri maupun dikombinasikan dengan buah lain.

Selain itu, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan yaitu zat yang beker-ja sebagai penahan dan pencegah oksidasi. Oksidasi adalah peristiwa masuknya senyawa oksigen [O2] ke dalam suatu zat. Dalam proses oksidasi terjadi reaksi pengikatan dan penam-bahan oksigen. Zat yang mampu mengoksidasi disebut oksidan.

Di dalam tubuh, oksidan adalah suatu molekul oksigen dengan atom yang orbit ter-luarnya tidak memiliki pasangan elektron. Karena elektronnya tidak memiliki pasangan, atom ini menjadi tidak stabil dan bersifat radikal. Pada proses oksidasi lemak, senyawa turu-nan asam menjadi tidak stabil dan bersifat reaktif [radikal] akibat hilangnya suatu atom hidr-ogen. Pada proses ini, terjadi pembentukan radikal asam lemak.

Selanjutnya, radikal asam lemak akan bereaksi dengan oksigen membentuk radikal peroksida. Kemudian radikal peroksida akan menyerang asam lemak dan menghasilkan hidroperoksida dan radikal asam lemak baru. Hidroperoksida bersifat tidak stabil dan akan menghasilkan senyawa karbonil rantai pendek seperti aldehid dan keton. Senyawa radikal bebas dapat membahayakan tubuh kita, bahkan dapat memicu timbulnya sel kanker.

Dalam tubuh penderita kanker, terdapat senyawa Reactive Oxygen Species [ROS] Yang bersifat radikal. ROS memulai proses pembentukan kanker dengan membentuk fosfori-lasi faktor transkripsi. Kondisi ini akan menyebabkan sel mengalami perubahan perilaku, terutama dalam pertumbuhan dan kematiannya. Akibatnya, kinerja mekanisme pengendali sel terganggu, sel tumbuh tak terkendali membentuk sel-sel abnormal yang beresiko memi-cu penyakit kanker.

Lantas apa peran antioksidan? Nah, di sinilah antioksidan bekerja. Antioksidan ber-fungsi melawan zat radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan diketahui dapat mengatur eks-presi gen dengan mencegah kerusakan yang diakibatkan pengaruh radikal bebas. Adapun cara yang digunakan yaitu bereaksi dengan radikal asam lemak segera setelah senyawa itu terbentuk. Selain itu, fungsi anti oksidan adalah membantu meningkatkan sistem pertahan-an tubuh serta mencegahnya dari pengaruh radikal bebas yang lebih parah lagi.

Secara umum, ada dua jenis antioksidan yaitu antioksidan endogen dan antioksidan eksogen. Antioksidan endogen adalah antioksidan yang dihasilkan dari dalam tubuh. Terma-suk antioksidan endogen adalah enzim superoksida dismutase [SOD], glutation peroksidase, dan katalase. Fungsi antioksidan ini adalah mencegah pembentukanradikal bebas baru dan mengurangi dampak negatif dari radikal bebas sebelum bereaksi dengan molekul sasaran serta menurunkan kecepatan reaksi ionisasi.

Sedangkan antioksidan eksogen adalah jenis antioksidan yang berasal dari luar tub-uh manusia. Antioksidan eksogen terdiri dari vitamin C, vitamin E, betakaroten serta senya-wa flavonoid. Antioksidan ini berfungsi menghambat proses oksidasi dan menangkap senya-wa reaktif radikal bebas yang merusak sel. Jenis antioksidan dapat berasal dari buah-buahan seperti jeruk, sirsak maupun sumber makanan sehat lainnya.

Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia. Senyawa fitokimia berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari pengaruh radikal bebas, mening-katkan pertahanan tubuh [sistem imun] serta memperlambat proses penuaan. Salah satu zat fitokimia dalam buah sirsak yang berfungsi sebagai antioksidan adalah vitamin C. Dengan kandungan cukup besar yaitu 20 mg/100 g, sirsak merupakan komoditi buah sumber vitam-in C cukup penting. Mengonsumsi buah ini, berarti Anda telah melakukan langkah tepat gu-na memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh Anda.

D.Vitamin B 1 : Si Pencegah Beri-Beri

Seperti vitamin C, vitamin B1 juga termasuk jenis vitamin yang larut dalam air. Vitamin B1 dikenal pula dengan nama Thiamin. Vitamin ini berupa kristal, terusan dari unsur-unsur karbon, hidrogen, oksigen dan belerang. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan beri-beri. Kadar vitamin B1 pada daging buah sirsak mencapai 0,07 mg/100g.
Beberapa manfaat vitamin B1 diantaranya sebagai berikut:
1.Memperlancar metabolisme tubuh, terutama metabolisme karbohidrat.
2.Memperlancar sirkulasi karbohidrat.
3.Membantu mengoptimalkan aktivitas kognitif dan fungsi otak.
4.Memengaruhi keseimbangan air dalam tubuh.
5.Memengaruhi penyerapan zat lemak dalam usus.
6.Mencegah terjadinya kerusakan syaraf serta memulihkan gangguan syaraf pusat dan tepi.

E.Vtamin B2: Pelindung Tubuh

Vitamin B2 dikenal pula dengan nama riboflavin. Zat vitamin ini memiliki sifat larut dalam air dan tahan panas di dalam larutan asam. Jika zat ini di panaskan dalam larutan basa akan ru-sak. Terkena sinar matahari juga menyebabkan kerusakan zat-zat yang terkandung dalam riboflavin.

Kandungan riboflavin sekitar 0,04 mg/100g berat buah sirsak. Zat vitamin ini memili-ki peran penting dalam tubuh kita. Manfaat riboflavin adalah sebagai berikut

1.Meningkatkan daya tahan tubuh.
2.Membantu meningkatkan rangsangan sinar ke syaraf lama.
3.Membantu berbagai enzim dalam proses oksidasi sel.

Adapun kekurangan vitamin B2 atau riboflavin dalam tubuh kita dapat menyebab-kan hal-hal berikut:

1.Penglihatan menjadi kabur.
2.Radang atau luka pada sudut bibir dan hidung [keilosis]
3.Gangguan pada proses pertumbuhan
4.Berat badan menurun.

F.Kaya Akan Serat

Sirsak merupakan buah yang mengandung banyak serat. Konsumsi 100 g buah ini dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan per hari. Serat sangat dibutuhkan tubuh, terutama dalam memperlancar kerja saluran pencernaan dan mengobati penyakit sembelit [susah buang air besar].
G.Niasin si Pencegah Pelagra

Mengonsumsi sirsak memberikan asupan zat niasin bagi tubuh. Kandungannya mencapai 0,07 mg/100 gram.

Niasin disebut juga asam nikotinat. Zat ini adalah asam pirimidin 3 karboksilat yang dapat berubah menjadi senyawa nikotiamida. Niasin bersifat larut dalam alkohol serta stabil pada larutan dengan suhu di bawah 120 derajat celsius. Fungsi niasin adalah sebagai berikut:

1.Membantu proses pertumbuhan dan perbanyakan sel
2.Membantu perombakan karbohidrat
3.Mencegah penyakit pelagra

Kekurangan niasin akan mengakibatkan penyakit palagra. Gejala-gejala penyakit ini adalah:

1.Kulit pecah-pecah
2.Diare
3.Mudah lupa, cepat letih, sering melamun

H.Kaya Fosfor [p] dan Kalsium [Ca]

Sirsak mengandung fosfor mencapai 27 mg dari 100 g berat buah sirsak. Fosfor memiliki fungsi penting bagi tubuh kita. Untuk itu, mengonsumsi makanan yang mengandung fosfor seimbang sangat dianjurkan.

Fosfor memiliki fungsi sbb:
1.Membentuk fosfatida yaitu bagian penting dari plasma.
2.Membantu pembelahan inti sel dan memindahkan sifat-sifat turunan.
3.Bersama kalsium [Ca] membentuk metriks tulang.
4.Membantu proses pengerutan otot.

Selain fosfor, sirsak juga mengandung kalsium. Jumlah kalsium [Ca] yang terkandung dalam buah sirsak mencapai 14 mg/100 g. Di dalam tubuh, kalsium memiliki fungsisaling berkaitan dengan fosfor. Fungsi kalsium adalah sbb:
1.Bersama dengan fosfor membentuk tulang dan gigi
2.Membantu proses penggumpalan darah
3.Memengaruhi penerimaan rangsang pada otot syaraf

Kekurangan fosfor dan kalsium dalam tubuh dapat mengakibatkan:
1.Kerusakan pada gigi
2.Pertumbuhan tulang tidak sempurna.
3.Otot sering kejang-kejang.
4.Jika luka, darah sulit membeku.

Demikian penjelasan singkat mengenai beragam zat yang terkandung dalam buah sirsak. Zat-zat tersebut berkhasiat bagi kesehatan tubuh kita. Terutama untuk mencegah serangan berbagai penyakit.

Selain beberapa zat gizi di atas, masih banyak kandungan zat bermanfaat dalam buah sirsak, diantaranya nitrogen, zat besi, asetogenin, nurisin, annomurisin, murikapentosin, serta beberapa enzim. Enzim yang ada dalam buah sirsak diantaranya enzim peroksidase, katalase, pektinase. Buah sirsak juga mengandung asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat yang menyebabkan buah ini beraroma harum.

Berbagai manfaat buah sirsak dapat digunakan untuk terapi pengobatan, antara lain batu empedu, sembelit, asam urat serta meningkatkan nafsu makan. Secara umum, zat gizi dan vitamin yang terkandung dalam buak sirsak adalah sbb:

Tabel 2. Kandungan gizi, Vitamin dan Mineral tiap 100 gram Buah sirsak


Kandungan Gizi Jumlah

Energi 65,00 kal
Protein 1,00 gr
Lemak 0,30 gr
Karbohidrat 16,30 gr
Kalsium 14,00 mg
Fosfor 27,00 mg
Serat 2,00 gr
Besi 0,60 mg
Vitamin A 1,00 RE
Vitamin B1 0,07 mg
Vitamin B2 0,04 mg
Vitamin C 20,00 mg
Niasin 0,70 mg

Sumber: Diolah dari http://atikofianti.wordpress.com/

Kapsul Daun Sirsak Efektif Mengatasi Penyakit Kanker
Read more

0 GLOBAL MARCH TO JERUSSALEM (GMJ)

DARI INDONESIA UNTUK YERUSSALEM MERDEKA

Al-Quds atau Yerusalem adalah kota yang menjadi kunci perdamaian dan peperangan di dunia. Yerusalem merupakan warisan universal umat manusia, dan sangat dimuliakan oleh pemeluk tiga agama. Yerusalem melambangkan persatuan dan persamaan semua ciptaan Tuhan. Ia mengandung pesan cinta dan kasih sayang. Miliaran orang yang mencintai Yerusalem sangat peduli akan keselamatan dan kesucian Masjid Al-Aqsha, Masjid Kubah Batu, dan Gereja Makam Suci.

Sejak 78 % Tanah Palestina dicaplok Israel tahun 1948, disusul pendudukan kota Yerusalem dan wilayah Palestina lainnya tahun 1967, Yerusalem (Al Quds) terus mengalami upaya Zionisasi. Disaat yang sama, Palestina kian menderita akibat praktek kolonialisasi.

Berbagai kebijakan internasional yang dikeluarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mampu membendung kepongahan Zionis untuk terus melakukan Yahudisasi kota Yerussalem. Dan lebih parah lagi, semua kejahatan itu berlangsung mulus berkat perlindungan politik Veto Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB.

Pemerintahan Zionis terus memaksa penduduk Palestina keluar dari Yerusalem dan seluruh Tanah Palestina. Segala cara digunakan; dari aksi terorisme negara, blokade ekonomi, hukum apartheid, hingga pembersihan etnis.

Yerusalem dan seluruh Palestina harus dibebaskan, ditebus, dan dipulihkan sebagai tanah kebebasan, tempat masyarakat dari semua latar belakang agama dan budaya hidup berdampingan secara damai.

Sadar terhadap kondisi Yerusalem yang sangat memprihatinkan, dan atas undangan rakyat Palestina, maka terbentuklah Global March to Jerusalem (GMJ). Sebuah gerakan yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman nyata bagi Yerussalem dan seluruh wilayah Palestina dari tangan keji Zionis.

Kini, 41 delegasi dari berbagai negara di lima benua telah menyatakan diri untuk bergabung dalam aksi Global March to Jerusalem (GMJ), termasuk Indonesia.

Aksi solidaritas dunia bagi Yerusalem ini akan diwujudkan dalam bentuk long march dan aksi damai yang digelar di empat negara yang berbatasan dengan Palestina; Mesir; Yordania; Suriah; dan Libanon.

GMJ bertujuan untuk menyatukan berbagai upaya umat, baik Arab, Islam, Kristen, Yahudi, dan nurani kemanusiaan dunia untuk mengakhiri kedegilan Israel atas hukum internasional dengan terus mencaplok kota Yerusalem dan wilayah-wilayah Palestina lainnya.

GMJ ingin menjadikan aksi ini sebagai momentum baru dalam berkonfrontasi dengan Penjajah yang akan menghadapi jutaan demonstran yang menuntut kebebasan untuk Palestina dan ibukotanya Yerusalem. GMJ ingin menjadikan aksi ini sebagai usaha sesungguhnya untuk mengakhiri pendudukan melalui gerakan sipil yang dilakukan secara damai. Gerakan yang menyandarkan kekuatannya hanya pada pertolongan Sang Maha Kuasa. Yakin akan kebenaran misi dan semangat revolusi Arab serta tekad para pemuda yang dengan seizin-Nya telah menggulingkan keangkuhan para diktator. Tentu saja, setelah mereka menyadari betul efek magis dari kebebasan dan keinginan rakyat.

Asia-Pasific Community for Palestina (Aspac for Palestina) sebagai gerakan yang digagas di Jakarta dan lahir dari rasa keprihatinan terhadap nasib Palestina dan Yerussalem, merasa terpanggil untuk bergabung dalam aksi Global March to Jerusalem ini. ASPAC  for Palestine yang diinisiasi oleh Ormas-ormas terkemuka di Indonesia seperti Mathlaul Anwar, Persis dan PUI, dan lembaga-lembaga non pemerintah yang konsen terhadap permasalahan Palestina seperti KNRP, SoA, ADARA, WAFA, dan Al Quds Indonesia serta para anggota parlemen peduli Palestina yang tergabung dalam Kaukus Parlemen RI untuk Palestina. Beberapa lembaga lain seperti ICMI, WISDOMS dan MP4 Palestine turut membidani lahirnya gerakan ini. Bersama ratusan pimpinan ormas dan lembaga dari berbagai negara di Asia-Pacific dan dihadapan para tokoh nasional telah mengikrarkan janjinya. Berhimpun dan memperjuangkan hak-hak rakyat dan bangsa Palestina, termasuk warisan luhur umat terhadap kota Yerussalem adalah harga yang tidak bisa diganggu gugat.

Kesamaan visi dan misi, keragaman elemen yang terhimpun dalam ASPAC for Palestine, serta komitmen agar seluruh elemen bangsa Indonesia memiliki kesadaran tinggi untuk menyelamatkan kota Al Quds (Yerussalem) menjadikan panitia pusat GMJ memberikan kepercayaan kepada Aspac untuk menjalankan amanah sebagai perwakilan resmi GMJ di Indonesia.

ASPAC meyakini bahwa rakyat dan bangsa Palestina berhak mendapatkan kemerdekaan dan kedaulatan serta merupakan bagian tak terpisahkan dari warga dunia. Selama praktek-praktek rasial dan diskriminatif masih diperagakan Zionis-Israel di kota Yerussalem, ASPAC yakin perdamaian hanya menjadi isapan jempol semata. Sudah saatnya nurani kemanusiaan dipertunjukkan untuk melawan kepongahan nafsu penjajah. Meneguhkan solidaritas dan dukungan, meruntuhkan berbagai blokade, mengembalikan para pengungsi ke tanah airnya dan menyelamatkan Yerussalem, Masjid Al Aqsha dan situs-situs sakral umat beragama dari kebinasaan adalah bahagian kecil dari sederet tugas suci dalam memperjuangkan hak bangsa Palestina terjajah.

Dalam kerangka inilah, ASPAC for Palestine mengajak dan menyerukan kepada berbagai unsur dan elemen bangsa Indonesia, baik mewakili organisasi maupun perorangan, rakyat maupun pejabat, dari berbagai latar belakang suku, ras dan agama yang berbeda untuk bergabung, mendukung dan turut serta dalam aksi Global March to Jerusalem yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2012 dan diikuti berbagai kegiatan solidaritas lainnya yang akan digelar dibeberapa kota besar di Indonesia.


Jakarta, 11 Pebruari 2012

ASPAC for Palestina Indonesia
Read more
 
Powered by Blogger